03.02 -
No comments
No comments
KSAH TAULADAN
Hari ini dalam dakwah singkat saya memiliki kisah yang berjudul
KISAH PEMILIK POHON KURMA & DERMAWAN
Di kisahkan ada seorang pemilik pohon kurma yang pohon kurmanya itu dahannya menjulur kerumah tetangganya, seorang fakir miskin yang banyak anak. Setiap kali pemilik pohon kurma tersebut memetik buahnya, ia memetiknya dari halaman rumah tetangganya itu. Namun jangankan memberikan sebagian hasil panennya itu kepada sang tetangga, bahkan kurma yang jatuhpun apabila kurma itu dipungut oleh anak-anak tetangganya yang fakir itu, maka pemilik kurma itu segera turun tangan merampasnya dari tangan anak-anak itu. Bahkan yang sudah masuk ke mulut merekapun dipaksanya untuk dikeluarkan.
Akhirnya, orang fakir miskin itu mengadukan hal yang dialaminya kepada RASULULLAH SAW. Beliaupun berjanji akan menyelesaikannya. Maka kemudian RASULULLAH SAW pergi menemui pemilik kurma dan bersabda, "Berikanlah kepadaku pohon kurma yang dahannya menjulur ke rumah si fulan. Sebagai gantinya, engkau akan mendapatkan pohon kurma di surga." Rupanya tawaran RASULULLAH SAW yang seperti itu tidak membuat sang pemilik kurma tertarik. Ia bahkan balik berkata kepada RASULULLAH SAW dengan nada mencibir, "Hanya sekian tawaran tuan? Aku mempunyai banyak pohon kurma, dan pohon kurma yang tuan minta itu yang paling baik buahnya. Maka aku tidak akan menyerahkannya kepada Tuan."
Kiranya, pembicaraan antara RASULULLAH SAW dengan sang pemilik pohon kurma itu terdengar oleh seorang dermawan. Sang dermawan itu langsung menghadap RASULULLAH SAW dan berkata, "YA RASULULLAH, seandainya pohon kurma itu menjadi milikku, apakah tawaran Tuan untuk pemilik pohon kurma itu juga berlaku untukku ?" Beliau menjawab,"Ya".
Maka pergilah sang Dermawan untuk menemui pemilik pohon kurma itu. Si pemilik pohon kurma berkata, "Apakah engkau tahu bahwa Muhammad menjanjikan pohon kurma di surga sebagai ganti pohon kurma yang dahannya menjulur ke rumah tetanggaku itu ? Aku telah mencatat tawaran itu, akan tetapi buah pohon kurma itu sangat mengagumkan. Aku banyak mempunyai pohon kurma, tetapi tidak ada satupun yang selebat itu." Sang Dermawan berkata, "Apakah engkau mau menjualnya? Si pemilik pohon kurma menjawab, "Tidak", kecuali ada orang yang sanggup memenuhi keinginanku, akan tetapi pasti tidak akan ada yang sanggup,." Sang Dermawan berkata, "Berapa yang engkau inginkan?" Si pemilik pohon kurma menjawab, "Aku ingin seharga 40 pohon kurma." Mendengar harga yang ditawarkan si pemilik pohon kurma, sang dermawan terdiam. Tapi kemudian ia berkata, "Engkau mematok harga yang bukan-bukan. Tapi baiklah, aku akan memberikan harga 40 pohon kurma kepadamu. Tapi aku minta saksi jika engkau benar-benar telah menjualnya kepadaku." Maka si pemilik pohon kurma itu segera memanggil sahabat-sahabatnya untuk menjadi saksi atas kesepakatan jual beli itu.
Setelah pohon kurma itu menjadi miliknya, sang Dermawan bergegas menghadap kepada RASULULLAH SAW. Ia berkata,"Ya RASULULLAH, pohon kurma itu telah menjadi milikku. Aku akan menyerahkannya kepada engkau." Maka berangkatlah RASULULLAH menemui pemilik rumah yang fakir itu dan bersabda, "Ambillah pohon kurma itu untukmu dan keluargamu."
Maka turunlah SURAT AL-LAIL untuk menegaskan bedanya kedudukan dan kesudahan orang yang bakhil dan orang yang dermawan. (Asbabun Nuzul surat Al-Lail yang bersumber dari Ibnu Abbas).
● Adapun orang yang memberikan (hartanya dijalan ALLAH) dan bertaqwa, dan membenarkan adanya pahala yang terbaik (surga), maka KAMI (ALLAH SWT) kelak menyiapkan baginya jalan yang mudah.
● Dan adapun orang-orang yang bakhil dan merasa dirinya cukup, serta mendustakan pahala yang terbaik, maka kelak KAMI akan menyiapkan baginya (jalan) yang sukar. Dan hartanya tidak bermanfaat baginya apabila ia telah binasa.
(QS.AL-LAIL : 4-11)
Semoga kita termasuk orang-orang yang dermawan, dan dijauhkan dari sifat bakhil.....
0 komentar:
Posting Komentar