02.08 -
No comments
No comments
SEBAB-SEBAB HATI LAPANG DAN TENANG
Disini saya sedikit memberi pengetahuan kepada kalian dari dakwah guru saya semoga bermanfaat bagi yang sudah berkunjung
SEBAB-SEBAB HATI LAPANG DAN TENANG :
1. Tauhid. Dengan kemurnian dan kesucian tauhid bisa membuat hati menjadi lapang, jauh lebih luas dari dunia dan isinya. Sebaliknya jika tauhid seseorang rusak, menyekutukan ALLAH, syirik akan akan menyebabkan kesempitan hati, rasa takut, gelisah, galau, khawatir, gundah dan kegoncangan jiwa.
2. Ilmu yang bermanfaat. Para ulama yang memiliki ilmu yang bermanfaat adalah orang yang paling lapang dadanya, orang yang paling bahagia, dan orang yang paling senang, walaupun hidupnya sederhana. Tetapi sebaliknya orang yang memiliki ilmu tapi tidak bermanfaat akan menyebabkan gelisah, sempit hatinya, dan susah hidupnya.
3. Amal sholeh
yang istiqomah. Amal sholeh yang dilakukan dengan istiqomah akan membuat
dada menjadi lapang, kelapangan dalam rezeki, bahkan ungkapan cinta di
hati orang-orang disekitarnya. Tidak akan takut apa yang akan terjadi
dan tidak akan bersedih apa yang sudah terjadi.
4. Ridho terhadap qodho dan qadar ALLAH, ridho terhadap ketentuan ALLAH. Dia tidak akan terusik oleh berbagai peristiwa, tidak tergoyahkan oleh masalah hidup dan tidak terguncangkan oleh suara-suara yang mencemaskan. Baginya musibah adalah hikmah, sakit adalah rahmat, masalah adalah cara ALLAH sedang mendidiknya.
5. Menjauhi maksiat, dosa dan tindakan yang berlebihan. Maksiat, dosa adalah kesuraman, kegelapan, mewariskan kehinaan, hati gelisah, dan bertubi-tubinya masalah terjadi.
Silahkan dishare...
Insya ALLAH Kamis besok 19 Maret 2015, ba'da Maghrib sampai isya, tausiyah dan zikir di Mesjid Baitul Ihsan Bank Indonesia Thamrin Jakarta Pusat, bersama Asep Saefulloh, yang dekat bisa merapat....
4. Ridho terhadap qodho dan qadar ALLAH, ridho terhadap ketentuan ALLAH. Dia tidak akan terusik oleh berbagai peristiwa, tidak tergoyahkan oleh masalah hidup dan tidak terguncangkan oleh suara-suara yang mencemaskan. Baginya musibah adalah hikmah, sakit adalah rahmat, masalah adalah cara ALLAH sedang mendidiknya.
5. Menjauhi maksiat, dosa dan tindakan yang berlebihan. Maksiat, dosa adalah kesuraman, kegelapan, mewariskan kehinaan, hati gelisah, dan bertubi-tubinya masalah terjadi.
Silahkan dishare...
Insya ALLAH Kamis besok 19 Maret 2015, ba'da Maghrib sampai isya, tausiyah dan zikir di Mesjid Baitul Ihsan Bank Indonesia Thamrin Jakarta Pusat, bersama Asep Saefulloh, yang dekat bisa merapat....
0 komentar:
Posting Komentar